Foto: Iptu Masdidin, SH Kasat Narkoba Polres Sumbawa

Sumbawa Besar, pusaranntb.com

Satuan anti Narkotika dan obat obatan berbahaya (Narkoba) institusi kepolisian, merupakan sala satu unit elit yang dimiliki korps Baret Coklat.

Para personilnya, merupakan pribadi yang cakap, lethal, berkemampuan intelijen.

Di wilayah operasi, para anggota dituntut untuk berpikir cepat, menganalisa dan memetakan secara saksama setiap informasi atas keberadaan jaringan pengedar dan bandar Narkoba.

Iptu Masdidin, SH Kepala Satuan Anti Narkoba Polres Sumbawa Besar, dikenal sebagai perwira berpengalaman dengan segudang prestasi.

Dibalik sosoknya yang sederhana, ia dikenal sebagai pribadi yang tegas. Dari kacamata rekan sejawatnya di kepolisian dan pandangan masyarakat luas, pria kelahiran Sape kabupaten Bima ini, merupakan sosok pengibar Panji dalam melawan dan memberantas peredaran Narkoba diwilayah hukum Polres Sumbawa.

Rony Pasarani, S. AP menyebut, banyak jejak pemberitaan di media masa terkait intensnya operasi penyisiran dan penggrebekan para pelaku penyalahgunaan Narkoba yang dilakukan oleh tim khusus yang ia pimpin.

Hal itu menjadi bukti, akan kepiawaian dirinya mengerahkan unit penindak untuk menggulung pengedar dan bandar itu sendiri.

“Bukan perkara mudah memangku jabatan Kasat Narkoba”. Selain resiko yang bersifat fisik akan adanya kemungkinan perlawanan dari kompolotan pengedar barang haram tersebut. Juga, di dalam bathin para anggota Sat Narkoba, terjadi kemelut menyangkut moralitas dan prinsip yang di junjung.

Yakni tidak terjebak dan terlena oleh bujuk rayu berupa iming iming limpahan materi yang ditawarkan oleh aktor aktor yang mengendalikan barang haram perusak generasi muda tersebut,
papar Rony Pasarani tokoh muda yang bermukim di kabupaten Sumbawa Besar.

Ia berharap, agar semangat memberantas peredaran Narkoba tetap terus berkobar. Sehingga generasi penerus bangsa dapat diselamatkan dari barang haram perusak syaraf otak tersebut.

Hal senada di ungkapkan oleh Adi Alfaisal, SH yang menaruh harapan agar pihak pihak Polres Sumbawa terus bergerak dan melakukan pemantauan pada sejumlah lokasi ataupun pihak tertentu yang menguasai dan menggunakan Narkoba itu sendiri.

“Sebagai masyarakat, kami punya keinginan agar penyakit yang namanya Narkoba ini dapat di berantas sampai ke akar akarnya”.

Mereka yang dicokok oleh pihak kepolisian, bukan hanya para pemakai atau pengedar kelas teri saja, namun kelas kakap yang disinyalir sebagai pengendali peredaran Narkoba harus dijadikan target utama untuk di lumpuhkan, kata Adi Alfaisal.

“Kami memberikan apresiasi positif atas kinerja Sat Narkoba Polres Sumbawa yang giat melakukan penggerebakan dan penangkapan. Bentuk dari penerapan aturan hukum, juga sebagai terapi kejut untuk menjadi peringatan bagi yang lain”.

Sebagai warga negara yang taat dan patuh, atas nama elemen pemuda, siap bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk melakukan sosialisasi ditengah warga, guna memberikan pencerahan dan pemahaman, dari dampak negatif penyalahgunaan Narkoba, paparnya kepada media pusaranNTB, Selasa (18/05/2021). (Joni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *