Demonstran: Proses Hukum Tersangka Distributor Hitam Mangkrak, Polda NTB Takluk Pada Mafia Pupuk

Mataram, pusaranntb.com

Kurangnya kuota pupuk bersubsidi yang didrop Pemerintah Pusat untuk masyarakat tani wilayah NTB, diperparah oleh tindak kejahatan dilakukan oknum Distributor bersama pengecer nakal, guna meraup untung berlipat. Penyebab pupuk bersubsidi diwilayah Bima dan Dompu alami kelangkaan.  

Novel Amidin selaku Kordinator Lapangan (Korlap) dalam orasinya mengatakan, Polda NTB dinilai tidak pernah serius melindungi dan menegakan hukum yang menyangkut kepentingan Petani.

“Mangkraknya proses hukum melibatkan oknum distributor hitam yang lama ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik. Membuat publik berpikir, kalau Polda NTB dibuat takluk oleh manuver Mafia Pupuk “, ujar Novel Amidin di Mapolda NTB, Senin (21/11/2022).

Ia juga menuding, jika Kapolda NTB, Irjen. Djokopoerwanto gagal menjadi pimpinan Polisi dikarenakan tidak mampu bersikap tegas pada Ditreskrimsus Polda NTB yang menangani kasus mafia pupuk bersubsidi, teriaknya dihadapan sesama demonstran yang berasal dari Himpunan Mahasiswa Suku Donggo Mataram (Himasdom).

Salah-satu pejabat kepolisian  mewakili Ditreskrimsus Polda NTB mengatakan, kasus penyelewengan pupuk di kabupaten Bima sudah memasuki Penyidikan.

“Sudah ada tersangkanya. Kemarin berkasnya sudah dilimpahkan tahap satu pada kejaksaan, untuk diteliti,” tegas Perwira Ditreskrimsus yang tidak ingin identitasnya disebutkan.

Disinggung siapa tersangka dan alasan penyidikan penyelewengan pupuk yang tidak diumumkan pada Publik oleh mahasiswa, perwakilan Ditreskrimsus tidak punya kapasitas menyatakan itu. 

“Satu pintu, untuk siapa tersangkanya bisa dikoordinasikan pada Humas Polda NTB,” pungkasnya. (JONI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *